Sampai pada bahasan kali ini dalam Panduan SEO WordPress, Saya sangat percaya akan kemampuan dari metode yang telah Saya uraikan. Saya sangat tidak percaya dengan sebuah plugin yang mengatur dan mengontrol TITLE/JUDUL Anda, Saya hanya mempercayai bahwa Anda dapat meningkatkan jumlah click dari search engine dengan menggunakan tag META description, dan Saya juga percaya bahwa struktur Heading dan hirarkinya memiliki pengaruh yang besar pada pe-rangking-an keyword.
Namun apa yang ingin Saya bagikan pada postingan ini tidak memiliki ukuran yang baku, dan Saya tidak yakin 100% ini akan dapat membantu Anda. Saya hanya menggunakan metode ini pada blog ini, dan Saya belum menemukan efek negatif terhadap ranking blog ini, namun ada sebagian orang yang mempercayai bahwa penggunaan META keywords mengakibatkan hasil yang buruk.
Jadi, tanggung sendiri risiko penggunaan metode ini.
PENGENALAN PADA META KEYWORDS
Mari kita kembali kepada awal mula internet dan search engine, salah satu cara seorang administrator website dapat meningkatkan rangking websitenya untuk keyword tertentu adalah dengan menggunakan tag META Keywords pada bagian HEAD dari dokumen HTML. Dengan melakukan ini, maka dia dapat memberitahukan kepada search engine konten seperti apa yang terdapat pada halaman tertentu.
Namun, beberapa ahli SEO mengatakan bahwa Anda dapat mempermainkan system dengan memasukkan keywords ke dalam tag META keywords yang memiliki sangat sedikit — jikapun ada– kaitan dengan konten dari website. Hasilnya, Anda dapat melakukan pencarian untuk sesuatu seperti, “perhiasan emas” dan tertuju kepada sebuah halaman yang berisi pornografi atau iklan saja.
Ini merupakan “lazy SEO”, dan segera setelah search engine memahami hal tersebut, maka mereka akan tidak memprioritaskan nilai META Keyword dalam me-rangking halaman untuk keywords.
Tidak ada fakta yang cukup jelas mengenai seberapa besar prioritas nilai yang harus dimasukkan ke dalam META Keywords. Saya cenderung mempercayai bahwa tidak ada penalty untuk penggunaan yang masih dalam batas wajar, namun nilainya sangatlah sedikit. Saya sangat tidak mempercayai bahwa ada search engine yang tidak menghiraukan nilai tersebut, oleh karena itu Saya menggunakannya pada blog ini.
KEYWORDS VS TAGS
Pada WordPress 2.3, ide dari “tagging” konten Anda diperkenalkan ke dalam inti dari WordPress. Sekarang Anda dapat memberikan tag konten anda dengan keyword tertentu. Anda dapat melihat Saya melakukannya pada setiap akhir postingan di blog ini. Saya tidak melakukan ini karena Saya percaya hal ini memiliki efek tinggi pada SEO, namun Saya lebih percaya bahwa hal ini berpengaruh pada rangking Anda, walaupun hanya dalam jumlah kecil, khususnya pada search engine blog seperti Technorati.
Dalam pandangan Saya, tidak ada perbedaan antara tags dan keywords.
Saya sangat meyakini bahwa tags dan keywords adalah dua hal yang sama, digunakan untuk tujuan yang sama — untuk memberitahukan sesuatu atau seseorang, dengan kata lain, apa kandungan dari konten suatu website.
TAGS SEBAGAI KEYWORDS
Semenjak Saya memutuskan bahwa Saya akan menggunakan tags untuk tujuan yang sama dengan META Keywords, Saya tidak melihat alasan apapun untuk tidak menggunakan tags sebagai META Keywords.
Jadi yang kita perlu lakukan adalah memodifikasi file header.php kita dan lihat jika kita tidak dapat mengatur penggunaan tags yang kita gunakan untuk menggambarkan postingan kita sebagau META Keywords dalam page source kita. Masalahnya adalah, kebanyakan tag “template tags” diterapkan dalam loop.
Hal ini sebenarnya bukanlah masalah jika Anda melakukan apa yang Saya rekomendasikan dalam postingan tentang META Description, semenjak kita telah memiliki loop dalam file header.php. Jadi di sini kita hanya akan mengulang kembali. Kodenya kurang lebih seperti ini:
<?php if (is_single() || is_page() ) : if ( have_posts() ) : while ( have_posts() ) : the_post(); ?>
<meta name="description" content="<?php the_excerpt_rss(); ?>" />
<?php endwhile; endif; elseif(is_home()) : ?>
</meta><meta name="description" content="<?php bloginfo('description'); ?>" />
<?php endif; ?>
jadi, yang kita mesti lakukan adalah menyisipkan kode kita tepat setelah kode <meta name="description" ... />, namun karena Saya suka menyimpan kode yang berat di luar dari file-file template, mari kita masukkan kode berikut ini ke dalam file functions.php di suatu tempat di antara tags PHP:
function csv_tags() {
$posttags = get_the_tags();
foreach((array)$posttags as $tag) {
$csv_tags .= $tag->name . ',';
}
echo '<meta name="keywords" content="'.$csv_tags.'" />';
}
Kode ini mengambil manfaat fungsi “get the tags” dari WordPress yang akan menghasilkan sebuah array dari tags yang terkait dengan postingan. Saya menggunakan sebuah foreach loop untuk meletakkan tag ke dalam sebuah datar pemisah koma.
Kemudian, masukkan saja fungsi call tepat di bawah META Description:
<?php if (is_single() || is_page() ) : if ( have_posts() ) : while ( have_posts() ) : the_post(); ?>
<meta name="description" content="<?php the_excerpt_rss(); ?>" />
<?php csv_tags(); ?>
<?php endwhile; endif; elseif(is_home()) : ?>
<meta name="description" content="<?php bloginfo('description'); ?>" />
<?php endif; ?>
Fungsi tersebut hanya akan menghasilkan tag META Keywords dan keywords jika postingan memang memiliki tag yang disertakan. Ini juga memfilter static pages, yang secara default tidak memiliki kemampuan untuk di tag menggunakan panel Write Page.
Anda juga dapat melakukan set beberapa keyword untuk menggambarkan blog Anda secara global ketika berada pada halaman depan dengan melakukan:
<?php if (is_single() || is_page() ) : if ( have_posts() ) : while ( have_posts() ) : the_post(); ?>
<meta name="description" content="<?php the_excerpt_rss(); ?>" />
<?php csv_tags(); ?>
<?php endwhile; endif; elseif(is_home()) : ?>
<meta name="description" content="<?php bloginfo('description'); ?>" />
<meta name="keywords" content="list,of,keywords,goes,here" />
<?php endif; ?>
Saya sendiri tidak melakukannya, namun Anda bisa melakukannya.
Jadi, lakukan apa yang sesuai menurut Anda. Jika Anda pikir menambahkan tags sebagai keywords adalah sebuah ide yang bagus untuk blog Anda atau website, maka coba lakukan! Jika hal ini tidak bekerja, Anda dapat menghapus kode tersebut.
Apa pemikiran Anda? Saya sangat ingin mengetahuinya, silakan berbagi pengetahuan dengan Saya melalui form komentar di bawah ini.
Technorati Tags: seo wordpress, panduan seo, panduan seo wordpress
Posted by blogi |
10 Comments »