Sebagai lanjutan dari postingan SEO WordPress sebelumnya, seminggu yang lalu gue menganalisis blog ini sesuai dengan keinginan gue untuk lebih banyak mendapatkan traffic dari search engine dan ternyata hasilnya ada sedikit perubahan yang signifikan terhadap traffic pengunjung blog ini.
Ooops, Anda belum punya blog? Coba download eBook Panduan Membuat Blog WordPress dari Saya.
Berikut perubahan tersebut:
Sebelum


Sesudah


Seminggu yang lalu gue melakukan optimasi blog pada bagian Heading Tags. Gue bertanya-tanya kenapa blog gue ini kurang search engine friendly? dan gue mencari-cari jawabannya dan banyak mendapatkan jawaban dari hasil penjelajahan di om Google. Hal ini merubah cara pandang gue tentang standard markup dan SEO WordPress. Sebelumnya, gue yakin bahwa SEO adalah kumpulan strategi blackhat yang mempermainkan sistem yang bisa dianggap merupakan kecurangan. Namun setelah mendapatkan pencerahan, gue memiliki perspektif baru – Markup bukan hanya metode yang digunakan untuk mengubah suatu struktur untuk keperluan style suatu blog/website, namun merupakan metode utama bagi search engine untuk menguraikan/menterjemahkan konten blog/website loe.
Mulai seminggu yang lalu, gue hentikan penggunaan H2 dalam bagian sidebar. Gue hentikan penggunaakn H1 untuk judul blog. Dan hal inilah yang menjadi bahasan utama pada artikel ini.
Gue tahu bagi banyak orang, melakukan hacking theme WordPress bukanlah suatu pilihan; loe mungkin engga memiliki ilmunya untuk melakukan perubahan atau modifikasi yang nantinya malahan akan menyebabkan trouble pada blog/website.
Memahami Struktur
Bagian terpenting dalam markup halaman suatu blog/website adalah teks di anatara tags <title></title>, setelah itu adalah teks di antara tags <h1></h1>. H1 adalah tag HTML yang artinya “Header 1″ atau “Primary Header”. Begitu juga H2 artinya “Secondary Header”. dan seterusnya untuk H3, H4, sampai H6.
Jadi sangat masuk akal apabila search engine melihat kepada bagian HEADINGS untuk menentukan secara cepat topik apa yang sedang dibahas dalam suatu konten halaman.
Dan apabila loe tidak mengerti, maka loe membiarkan diri loe dalam kerugian yang fatal dalam persepktif SEO.
Gunakan H1 Sekali Saja
Mari kita perjelas satu hal: tag H1 hanya boleh dipergunakan sebanyak SATU kali saja dalam suatu halaman. Tidak boleh ada dua “Primary Heaaders”. Mungkin loe engga sependapat dengan gue mengenai hal ini, namun gue pastikan bahwa penggunakaan banyak tag H1 pada suatu halaman hanya akan mengakibatkan SEO loe kurang baik.
Artinya bagi para blogger atau website owner yang memiliki judul atau logo (via teknik image replacement) yang menggunakan tag H1 – loe mesti membersihkan kode tersebut, sekarang. Coba pikirkan hal ini, jika judul blog loe menggunakan tag H1, dan judul postingan menggunakan tags H1 (yang sudah seharusnya), maka mana yang merupakan primary header?
Judul dan H1 Dalam Konten Seharusnya Matching
Walaupun engga mesti, maka sangat masuk akal apabila loe membuat struktur yang baik pada TITLE dengan keyword yang ditarget, maka dengan memberikan dua penekanan pada bagian TITLE dengan H! merupakan komunikasi yang baik kepada search engine yang memberitahukan bahwa konten loe itu penting.
Sidebars dan Tag H2
Ini merupakan kekurangan dari WordPress, WordPress menyediakan judul Widget dengan menggunakan tag H2. Menurut loe apakah judul pada bagian sidebar widget merupakan informasi yang penting? Bukan. Jelas sekali bukan informasi yang penting. Menurut gue tag H2 seharusnya digunakan pada bagian deskripsi blog.
H2 Digunakan untuk Sub-Headings
…dan merupakan hal yang baik untuk memiliki banyak subheadings. Mungkin loe memperhatikan bahwa subheadings yang gue gunakan pada postingan blog ini adalah tag H2. Apakah tag H2 harus dijejali juga dengan keywords? Bisa saja, namun jangan terlalu memaksa.
Yang Lainnya
Dari H3 sampai H6, itu terserah loe dalam penggunaanya, tergantung mana yang cocok dan memiliki arti penting bagi konten loe.
Cara Mengaplikasikannya
Bagi web developer, loe mungkin sudah tahu bagaimana untuk mengaplikasikan teori yang gue buat dalam postingan ini ke dalam theme WordPress. Tapi secara umum, berikut adalah bagian yang mesti diperbaiki:
- Menghilangkan tag H1 pada judul blog atau logo, liha pada file header.php;
- Menghilangkan tag H2 dari widgets, maka loe mesti memodifikasi kode widget dalam file function.php;
- Untuk menggunakan tag H1 sebagai single post atau judul halaman, lihat pada file single.php dan page.php;
- Menggunakan tag H2 dalam single posts atau pages, gunakan editor HTML atau gunakan extended WYSIWIG options.
Gue harap artikel ini dapat memberikan kontribusi dalam membangun blog loe.
Technorati Tags: seo wordpress, seo, wordpress, heading tags, tag h1, tag h2, tag h3, single post, blog title, post title
Bagaimana dengan artikel di atas??? Mohon tanggapannya baik saran, kritik, uneg2, atau apapun yang ingin Anda sampaikan berkaitan dengan artikel di atas melalui form komentar di bawah.
Silakan berlangganan artikel dari Blogngeblog.com melalui FEED atau melalui email dan dapatkan update terbaru blogngeblog.com baik via feed reader atau email Anda.
Kalau artikel di atas Anda perlukan untuk referensi artikel Anda, saya persilakan untuk mengutip sebagian artikel di atas namun jangan lupa untuk menyebutkan blogngeblog.com Tempat Belajar Bikin Blog sebagai sumbernya atau beri backlink untuk postingan "Ngobrol Seputar Bisnis Online" dan link didalamnya. Terimakasih!



Dari
BambangOke pada Feb 9, 2009 | Balas
Wah aku baru belajar Wp nih mas..
thanks infonya
BambangOke’s postingan terakhirnya..Home Lighting for Beautifull your Home
Balas
Dari
rozy pada Feb 9, 2009 | Balas
kudu di ulang2 dulu baca artikel ini
soalnya kalau salah bisa berabe
hebat jua ikam lah
sampe sedetail ini
Balas
February 9th, 2009 at 8:57 pm
Berusaha memberikan yang terbaik buat para blogger bro
Balas
Dari
Septian pada Feb 9, 2009 | Balas
Mantep nih..sudah diaplikasiin (kayaknya) di blog wp ku…
———-
Maap jarang mampir…sekarang masih UAS..So..Be..It…
Septian’s postingan terakhirnya..Speedy sudah tak Unlimited lagi, Saatnya berpindah kelain hati (ISP)
Balas
February 10th, 2009 at 11:14 am
Gpp fokusin aja dulu ke UAS
Balas
Dari
boy pada Feb 9, 2009 | Balas
artikel yang seperti ini yang bs membuat kita bisa lebih berkembang dalam ngeblog. jd ngerti lebih jauh dalemannya…. dengan begitu ga asal bikin blog, top
Balas
Dari
SUGIANA (INSPIRASI DAN PELUANG BISNIS) pada Feb 9, 2009 | Balas
Bagus sekali tip and kiatnya, tapi itu kalau dipake untuk WP, bagaimana kalau untuk Blogger/Blogspot? Makasih sebelumnya, salam kenal and sukses selalu.
SUGIANA
http://info-peluang-bisnis-internet.blogspot.com
Balas
February 10th, 2009 at 11:02 am
Untuk Blogger/Blogspot juga kiat-kiatnya sama, namun implementasi pada scriptnya mungkin berbeda…insya Allah akan gue bahas juga untuk penggunaan di Blogspot
Balas
Dari
SUGIANA (INSPIRASI DAN PELUANG BISNIS) pada Feb 10, 2009 | Balas
Hanya untuk WP saja ato bisa juga tuk Blogspot?
SUGIANA (INSPIRASI DAN PELUANG BISNIS)’s postingan terakhirnya..Make It Happen in Your Life
Balas
February 10th, 2009 at 10:59 am
Emang postingan ini diperuntukkan bagi pengguna WordPress, namun konsep ini juga berlaku untuk pengguna BlogSpot atau platform blog lain…namun implementasi pada script mungkin berbeda.
Balas
Dari
SUGIANA (INSPIRASI DAN PELUANG BISNIS) pada Feb 10, 2009 | Balas
bagus infonya, met kenal…
SUGIANA (INSPIRASI DAN PELUANG BISNIS)’s postingan terakhirnya..Make It Happen in Your Life
Balas
February 10th, 2009 at 10:59 am
Met kenal juga
Balas
Dari
Sekolah Pramugari pada Feb 24, 2009 | Balas
Bener mas Albachtimi… aku coba cek dulu nih… kebanyakan tag H1-nya…
Btw, gambar yg di kasih gak ada lagi mas…. Skr aku lg cari gambar mas yg lain.
Trus, boleh diajarin dong cara buat halaman khusus Link teman yang pake PR itu lho… (“Blog Mengenai Ngeblog”)Asik tuh mas… jadi kelihatan PR teman-teman kita…
Thx yaa….
Balas
Dari
dani pada Feb 27, 2009 | Balas
imo, google sptnya tdk se-strict itu
bos, saya pernah memuat tulisan mengenai blog dgn lbh dari 1 tag h1 pada halaman webnya, nyatanya tetap jd no 1 di SERP
lalu, h2 di sidebar masalahnya apa ya? bukankah h2-nya jg bisa diselipin kata kunci, kalo perlu
h2 yg memuat side notes bs saja mjd penting..nyatanya berita dari feed blog lain yg dipasang di sidebar kerap terbaca oleh google.
trik mengubah h1, h2-dstnya memang bagus, tp kadang membingungkan secara semantik web dan x/html-nya (raven-seo-tools dot com/seo-analyzer/report/369472/www.blogngeblog.com/)
dari sisi aksesibilitas dan usability, google mungkin membaca halaman web spt kita tes toefl,
fast reading..baca judul, jump to h1, h2, dstnya, awal paragraf, akhir paragraf, termasuk teks spesial (bold, emphasis, dll)
btw, nice post bos
salam
dani’s postingan terakhirnya..Googling Your Doctor
Balas
Dari
Ghufron pada Mar 24, 2009 | Balas
Masuk akal juga nih penjelasannya
thank’s tuk infonya!
Salam kenal
Balas
Dari
Michelle pada May 20, 2009 | Balas
Menuju tkp…
Balas
Dari
Rifqi pada Jul 14, 2009 | Balas
wah makasih ya mas atas masukannya, masukannya dong, blog saya kurangnya dimana?
Rifqi´s last blog ..” DRIVE FOR A BETTER LIFE “
Balas
Dari
uu4hyu pada Dec 14, 2009 | Balas
wah nathan banget dech bos, tapi kok ga kecantum yach article sumbernya. mana yang duluan antara postingan bos ini sama http://www.nathanrice.net/blog/ultimate-guide-to-wordpress-seo-optimized-heading-tags/
Balas
Dari
breaking news pada Dec 27, 2009 | Balas
btw cara ato tahap memodifikasi headnya biar seo tu gmn mas..maklum msh nubie nie..
breaking news´s last blog ..Create Windows 7 Recovery Disc with Installed Copy of your System
Balas
Dari
nada pada Dec 29, 2009 | Balas
iya mas kasih contoh step by step cara ubahnya dunk
nada´s last blog ..Value Added Service (VAS): steaming video service through mobile phone
Balas
Dari
kank_ripay pada Jan 9, 2010 | Balas
mantaps banget nih… ku coba dulu dech.. heheheeheheee
Balas
Dari
Ratna pada Jan 16, 2010 | Balas
Thanks atas tutornya yang amat bermanfaat.
Ratna´s last blog ..Budidaya Kelinci Flemish Giant
Balas